Minggu, 06 November 2016

Artificial Intelligence non robotic

Artificial Intelligence
(Anggi Yolanda F 11114234, Inne Meilyanti 1D114056, Wahyuni 1C114167)

        Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris:Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy,jaringan syaraf tiruan dan robotika.

       Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.

     Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin.

    Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.

‘Kecerdasan buatan’ ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya. Tidak ada definisi yang memuaskan untuk ‘kecerdasan':

1. kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya, atau

2. kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah ‘Test Kecerdasan’

Tujuan Kecerdasan buatan:

Untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah,masalah yang biasa diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misalnya pengolahan citra,perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.

Untuk meningkatkan pengertian/pemahaman kita pada bagaimana otak manusia bekerja

Berikut contoh aplikasi android dengan pengembangan AI saat ini :

WAZE



Tampilan awal




Tampilan Menu
Dan terdapat tampilan Menu pada aplikasi WAZE ini yang berisikan fasilitas-fasilitas antara lain:

Nevigasi, yang berfungsi sebagai alat petunjuk arah pada lokasi yang ingin dituju.
Waze saya, berisikan biodata atau profile pengguna.
Kirim, adalah fasilitas untuk mengirim lokasi pada pengguna lain.
Kotak Masuk berisikan pesan dari user lain.


Tampilan Laporan
         Hal unik dari aplikasi WAZE ini adalah adanya fasilitas berbagi laporan yang ada disekitar pengguna, jadi pengguna akan memberikan informasi bagi pengguna lain tentang kemacetan, polisi, kecelakaan, bahaya, harga BBM, obrolan Peta dan lain sebagainya. Hal ini sangat bermanfaat sekali bagi pengguna lain tentang kondisi jalan yang mungkin akan dituju dan juga sebagai media social dalam mengirim pesan-pesan.




Hasil Review:
         Diatas adalah sedikit gambaran tentang aplikasi WAZE, dimana terdapat bermacam warna garis diatas yakni merah yang nenandakan sedang terjadi kemacetan dilokasi tersebut, dan ungu adalah arah sebagai nevigasi lokasi yang ingin dituju, dan juga terdapat berbagai macam emoticon WAZE disekitar yang menandakan bahwa terdapat pengguna lain yang juga menggunaan aplikasi WAZE ini yang sedang berada disekitar yang mana hal ini juga akan saling membantu dalam sharing informasi
pada wilayah tersebut.

Referensi :
  • http://dragonscream22.blogspot.co.id/2015/07/sistem-pakar-diagnosa-penyakit.html
  • Slide perkuliahan Stuart Russell's (Berkeley) http://aima.cs.berkeley.edu/
Anggi Yolanda F 11114234

Mata Kuliah : Pengolahan Teknologi Sistem Cerdas#

Minggu, 16 Oktober 2016

Pengenalan Logical Agent

PENGENALAN LOGICAL AGENT
(Anggi Yolanda F 11114234, Inne Meilyanti 1D114056, Wahyuni 1C114167)

KNOWLEDGE BASES  
  • Knowledge base (pengetahuan) = sekumpulan kalimat pada sebuah bahasa formal
  • Agen dapat ditanya (bertanya pd diri sendiri) apa yang sebaiknya  (Ask) dilakukan berdasarkan KB
  • Agen dapat ditunjukkan level pengetahuan Contoh: apa yg mereka ketahui, bagaimana implementasinya Atau level implementasi

            Contoh: struktur data pada KB dan algoritma-algoritma yang memanipulasi


  • Agen harus dapat:
    • Merepresentasikan state, action, dll.
    •  Menerima informasi baru
    •  Mengupdate representasi
    •  Menyimpulkan pengetahuan lain yang tidak eksplisit (hidden property)
    •  Menyimpulkan action apa yang perlu diambil


WUMPUS WORLD
  • Performance measure
    • emas +1000, mati -1000
    • gerak -1 , panah -10
  • Environment
    • Squares adjacent to wumpus are smelly
    • Squares adjacent to pit are breezy
    • Glitter iff gold is in the same square
    •  Shooting kills wumpus if you are facing it
    • Shooting uses up the only arrow
    •  Grabbing picks up gold if in same square
    • Releasing drops the gold in same square
  • Sensors: Stench, Breeze, Glitter, Bump, Scream
  • Actuators: Left turn, Right turn, Forward, Grab, Release, Shoot

KARAKTERISTIK WUMPUS WORLD
  • Fully Observable No – hanya local persepsi
  • Deterministic Yes – keluaran yg bisa dispesifikasikan secara tepat
  • Episodic No – sequential pada level aksi
  • Static Yes – Wumpus dan Pits tidak bergerak
  • Discrete Yes
  • Single-agent? Yes – Wumpus mmepunyai fitur alami

EXPLORING A WUMPUS WORLD







LOGIC
  • Logic adalah bahasa formal untuk merepresentasikan informasi sedemikian hingga kesimpulan dapat dibuat
  • Syntax mendefinisikan kalimat-kalimat pada bahasa
  • Semantics mendefinisikan arti kalimat; misal, mendefinisikan kebenaran sebuah kalimat
  •  Contoh, bahasa aritmatika
    •  x+2 ≥ y is a sentence; x2+y > is not a sentence
    •  x+2 ≥ y is true iff the number x+2 is no less than the number y
    •  x+2 ≥ y is true in a world where x = 7, y = 1
    •  x+2 ≥ y is false in a world where x = 0, y = 6


ENTAILMENT
  • Entailment artinya bahwa sesuatu mengikuti dari yang lain
  • KB ╞
  • Knowledge base KB entails kalimat α jika dan hanya jika α adalah true pada semua dunia dimana KB bernilai true
  • Misal, KB “the Giants won” dan “the Reds won” entails “Either the Giants won or the Reds won”
  • Misal, x+y = 4 entails 4 = x+y
  • Entailment adalah sebuah hubungan antar kalimat ( syntax) yang didasarkan pada semantics
  •  
MODELS
  • m adalah sebuah model pada sebuah kalimat α jika α bernilai true pada m
  • M(α) adalah kumpulan semua model pada α
  • M(α)Í
  • KB ╞ α iff M(KB)  
  • Misal
    • KB = Giants won and Reds won
    •  α = Giants won
Referensi :

Wahyuni

Mata Kuliah : Pengolahan Teknologi Sistem Cerdas#

Pengenalan Logical Agent

KNOWLEDGE BASES
(Anggi Yolanda F 11114234, Inne Meilyanti 1D114056, Wahyuni 1C114167)
  • Knowledge base (pengetahuan) = sekumpulan kalimat pada sebuah bahasa formal
  • Agen dapat ditanya (bertanya pd diri sendiri) apa yang sebaiknya  (Ask) dilakukan berdasarkan KB
  • Agen dapat ditunjukkan level pengetahuan Contoh: apa yg mereka ketahui, bagaimana implementasinya Atau level implementasi

            Contoh: struktur data pada KB dan algoritma-algoritma yang memanipulasi


  • Agen harus dapat:
    • Merepresentasikan state, action, dll.
    •  Menerima informasi baru
    •  Mengupdate representasi
    •  Menyimpulkan pengetahuan lain yang tidak eksplisit (hidden property)
    •  Menyimpulkan action apa yang perlu diambil


WUMPUS WORLD
  • Performance measure
    • emas +1000, mati -1000
    • gerak -1 , panah -10
  • Environment
    • Squares adjacent to wumpus are smelly
    • Squares adjacent to pit are breezy
    • Glitter iff gold is in the same square
    •  Shooting kills wumpus if you are facing it
    • Shooting uses up the only arrow
    •  Grabbing picks up gold if in same square
    • Releasing drops the gold in same square
  • Sensors: Stench, Breeze, Glitter, Bump, Scream
  • Actuators: Left turn, Right turn, Forward, Grab, Release, Shoot

KARAKTERISTIK WUMPUS WORLD
  • Fully Observable No – hanya local persepsi
  • Deterministic Yes – keluaran yg bisa dispesifikasikan secara tepat
  • Episodic No – sequential pada level aksi
  • Static Yes – Wumpus dan Pits tidak bergerak
  • Discrete Yes
  • Single-agent? Yes – Wumpus mmepunyai fitur alami

EXPLORING A WUMPUS WORLD







LOGIC
  • Logic adalah bahasa formal untuk merepresentasikan informasi sedemikian hingga kesimpulan dapat dibuat
  • Syntax mendefinisikan kalimat-kalimat pada bahasa
  • Semantics mendefinisikan arti kalimat; misal, mendefinisikan kebenaran sebuah kalimat
  •  Contoh, bahasa aritmatika
    •  x+2 ≥ y is a sentence; x2+y > is not a sentence
    •  x+2 ≥ y is true iff the number x+2 is no less than the number y
    •  x+2 ≥ y is true in a world where x = 7, y = 1
    •  x+2 ≥ y is false in a world where x = 0, y = 6


ENTAILMENT
  • Entailment artinya bahwa sesuatu mengikuti dari yang lain
  • KB ╞
  • Knowledge base KB entails kalimat α jika dan hanya jika α adalah true pada semua dunia dimana KB bernilai true
  • Misal, KB “the Giants won” dan “the Reds won” entails “Either the Giants won or the Reds won”
  • Misal, x+y = 4 entails 4 = x+y
  • Entailment adalah sebuah hubungan antar kalimat ( syntax) yang didasarkan pada semantics
  •  
MODELS
  • m adalah sebuah model pada sebuah kalimat α jika α bernilai true pada m
  • M(α) adalah kumpulan semua model pada α
  • M(α)Í
  • KB ╞ α iff M(KB)  
  • Misal
    • KB = Giants won and Reds won
    •  α = Giants won
Referensi :

Wahyuni

Mata Kuliah : Pengolahan Teknologi Sistem Cerdas#

Jumat, 20 Mei 2016

Softskill Pertemuan 4

      1. MANAJEMEN OPERASI IT

Maksud dan tujuan
manajemen operasional TI adalah proses pengelolaan infrastruktur TI sehari-hari termasuk pengelolaan provisioning, kapasitas, kinerja dan ketersediaan lingkungan komputasi, jaringan dan aplikasi. manajemen operasional TI sangat penting untuk organisasi TI yang bertanggung jawab untuk memberikan efisien layanan berkualitas tinggi dan aplikasi dalam mendukung bisnis digit

Konsep dasar
Operasi teknologi informasi, atau operasi TI, adalah himpunan semua proses dan layanan yang baik ditetapkan oleh TI staf untuk internal atau eksternal mereka klien dan digunakan sendiri, untuk menjalankan dirinya sebagai bisnis .

Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya
Manajemen layanan: Menangani beberapa teknologi dan perangkat melalui server cloud terpusat. Sebuah proses operasi sederhana menangani tiket Anda, manajemen konfigurasi, manajemen aset, perubahan dan rilis. Semuanya hanya dengan sekali klik dan Anda dapat memantau dari lokasi manapun. Tidak ada lagi mendapatkan terpaku kursi Anda atau risiko
hilang setiap pembaruan penting.

Singkirkan tugas biasa: Apakah Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda menyortir melalui tiket dan menugaskan ke orang yang tepat? Membuat sederhana itu! Hanya menetapkan aturan dengan Freshservice dan tugas-tugas otomatis dibuat. Fitur seperti Responses Kaleng, Scheduler yang membantu Anda bekerja lebih cerdas; Meja layanan otomatis kami akan memberikan operasi TI Anda tangan membantu yang Anda butuhkan buruk.

2. APLIKASI MANAJEMEN

Maksud dan tujuan
Tujuan: ITIL Aplikasi Manajemen bertanggung jawab untuk mengelola aplikasi di seluruh siklus hidup mereka. Proses ini memainkan peran penting dalam aspek terkait penerapan merancang, pengujian, operasi dan meningkatkan layanan TI, serta dalam mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi organisasi TI. Aplikasi Manajemen merupakan kegiatan yang sedang berlangsung, sebagai lawan Pengembangan Aplikasi yang biasanya satu kali set kegiatan untuk membangun aplikasi.

Konsep dasar
            Terdapat enam fungsi teknologi informasi, yaitu: Menangkap (Capture) Menangkap disini dapat diartikan sebagai menginput. Misalnya menerima inputan dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain. Mengolah (Processing) Mengolah atau memproses data masukkan yang diterima untuk menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi). Menghasilkan (Generating) Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misal laporan, tabel, grafik, gambar, dan lain-lain. Menyimpan (Storage) Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, dan lain-lain. Mencari Kembali (Retrival) Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau mengkopi data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya. Mentransmisi (Transmission) Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalkan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya.  

Hubungan antara aplikasi manajemen dan pengembangan aplikasi

Aplikasi Analyst adalah peran Manajemen Aplikasi yang mengelola aplikasi di seluruh siklus hidup mereka. Ada biasanya satu Aplikasi Analyst atau tim analis untuk setiap aplikasi utama. Peran ini memainkan peran penting dalam aspek terkait penerapan merancang, pengujian, operasi dan meningkatkan layanan TI. Hal ini juga bertanggung jawab untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi yang diperlukan untuk memberikan layanan TI.

Sumber : http://harryantoat.blogspot.co.id/2016/05/perubahan-manajemen.html

Softskill Pertmenuan 3

PERUBAHAN MANAJEMEN

1. PERUBAHAN MANAJEMEN

Maksud dan Tujuan
Pengertian Perubahan
Kehidupan manusia dan organisasi selalu bergerak dan diliputi oleh perubahan secara berkelanjutan. Perubahan terjadi karena lingkungan internal dan eksternal. Perubahan berarti bahwa kita harus mengubah dalam cara mengerjakan atau berpikir tentang sesuatu. Perubahan tersebut dapat terjadi pada struktur organisasi, proses mekanisme kerja, SDM, dan budaya.

Tujuan Perubahan
Tujuan perubahan disatu sisi untuk memperbaiki kemampuan organisasi dalam menyesuaikan didi dengan perubahan lingkungan dan disisi lain, mengupayakan perubahan perilaku karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya. Perubahan harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai hal agar manfaat yang ditimbulkan oleh perubahan harus lebih besar daripada beban kerugian yang harus ditanggung.

Konsep dasar
Manajemen Perubahan : suatu upaya yg dilakukan manajemen guna melakukan perubahan berencana dengan menggunakan jasa/ bekerjasama dengan intervenis/ konsultan. Agar organisasi tersebut tetap survive dan bahkan mencapai puncak perkembangannya.
Macam2 Perubahan :
          Perubahan tidak berencana
          Perubahan berencana

Kegiatan
1) Suatu perubahan seringkali tidak ada awal dan akhir yang jelas.
2) Suatu perubahan yang efektif dapat dimulai dengan perbaikan dalam beberapa bidang tertentu.
3) Suatu perubahan harus berjalan sekaligus, baik secara top-down  maupun bottom-up.
4) Suatu perubahan organisasi memiliki dimensi pribadi yang penting.
5) Dilakukannya suatu pengukuran adalah kunci bagi suatu perubahan yang berhasil dan berkelanjutan.

Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya
Hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah mengenai profil orang – orang yang terlibat dalam perubahan. Profil orang-orang tersebut seharusnya dapat mengorganisasi informasi dari semua orang terlibat dalam upaya perubahan. Setiap orang akan mempunyai prioritas dan minat yang berbeda, berdasarkan fungsi mereka. Kebijaksanaan dan diplomasi harus digunakan ketika mempresentasikan tujuan perubahan kepada kelompok. Pesan yang sama harus disampaikan kepada semua orang, bagaimanapun pentingnya, perlu dicermati hal-hal khusus yang banyak relevansinya kepada kelompok.

2. PENYEBARAN MANAJEMEN

Maksud dan Tujuan
Tujuan: ITIL Release dan Manajemen Deployment bertujuan untuk merencanakan, jadwal dan mengontrol pergerakan rilis untuk menguji dan lingkungan hidup. Tujuan utama dari Manajemen Pers dan Manajemen Deployment adalah untuk memastikan bahwa integritas lingkungan hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.

Konsep dasar
Pada dasarnya, kegiatan dan tujuan proses proses Release dan Deployment Manajemen di ITIL V3 identik Release Management di ITIL V2. ITIL V3 Manajemen Siaran memberikan rincian jauh lebih di bidang perencanaan Release dan pengujian; ini menyebabkan penambahan dua proses khusus yang dimasukkan di bawah Manajemen Pers dalam versi ITIL sebelumnya: Manajemen Proyek - Perencanaan Transisi dan Dukungan , dan Layanan Validasi dan Pengujian .

Kegiatan, metode, dan teknik
Release Manager bertanggung jawab untuk perencanaan dan pengendalian gerakan Pers untuk menguji dan lingkungan hidup. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa integritas lingkungan hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.
Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya

Dukungan Manajemen rilis
Proses Tujuan: Untuk memberikan pedoman dan dukungan untuk penyebaran Pers .
Perencanaan rilis
Proses Tujuan: Untuk menetapkan Perubahan berwenang untuk Rilis Paket dan untuk menentukan ruang lingkup dan isi dari Pers. Berdasarkan informasi ini, proses Perencanaan Rilis mengembangkan jadwal untuk membangun, pengujian dan menyebarkan rilis tersebut.
Dukungan Hidup Awal
Proses Tujuan: Untuk mengatasi masalah operasional cepat selama periode awal setelah penyebaran Rilis , dan untuk menghilangkan kesalahan yang tersisa atau kekurangan.

3. PEMENUHAN PERMINTAAN

Maksud dan Tujuan
tujuan proses pemenuhan permintaan adalah:
      Sumber dan memberikan komponen layanan standar yang diminta.

      Membantu dengan informasi General, keluhan atau komentar

Model permintaan
Permintaan pemodelan menggunakan metode statistik dan intelijen bisnis masukan untuk menghasilkan perkiraan permintaan akurat dan efektif mengatasi variabilitas permintaan. Permintaan modeling menjadi lebih penting karena peramalan dan manajemen persediaan sedang rumit dengan meningkatnya jumlah item yang bergerak lambat, yang disebut "ekor panjang" dari berbagai produk, banyak yang memiliki pola permintaan tak terduga di mana khas "normal distribusi "asumsi yang digunakan oleh model tradisional sama sekali tidak memadai. Dalam skenario ini, berhasil mengelola perkiraan dan persediaan memerlukan canggih permintaan dan pemodelan persediaan teknologi untuk andal mendukung tingkat layanan yang tinggi.

Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya
Layanan Permintaan Pemenuhan Grup mengkhususkan diri pada pemenuhan jenis tertentu Permintaan layanan . Biasanya, Tingkat 1 Dukungan akan memproses permintaan sederhana, sementara yang lain diteruskan ke Pemenuhan Grup khusus.



Sumber : http://harryantoat.blogspot.co.id/2016/05/perubahan-manajemen.html

Sabtu, 09 April 2016

Tugas Softkill ke 2 Manajemen Layanan Sistem Informasi#

Tugas Softskill ke 2
Business Relationship Management
1.       Ruang Lingkup
Manajemen hubungan bisnis terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku (atau kompetensi) yang membina hubungan yang produktif antara organisasi jasa (misalnya Sumber Daya Manusia , teknologi informasi , departemen keuangan, atau penyedia eksternal) dan mitra bisnis mereka.
Ruang lingkup manajemen hubungan bisnis berfokus pada penyelarasan pelanggan tujuan dengan kegiatan penyedia layanan TI , yaitu, semua interaksi bahwa penyedia layanan memiliki dengan pelanggan .
2.       Maksud dan Tujuan :
Pengertian
Manajemen hubungan bisnis (BRM) adalah pendekatan formal untuk pemahaman, mendefinisikan, dan mendukung kegiatan antar-usaha yang terkait dengan jaringan bisnis .
-        Tujuan
Tujuan dari manajemen hubungan bisnis adalah untuk memahami kebutuhan pelanggan bisnis dan untuk memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan tersebut .
3.       Prinsip Umum
Prinsip Business Relationship Management
-        Pengukuran dan analisis
Tujuan BRM mengharuskan konsep-konsep dan prinsip-prinsip dapat diidentifikasi dan diukur. Mengingat model, seseorang harus mampu mengidentifikasi hubungan bisnis yang mereka terlibat dalam, dan mengukur mereka dalam hal seperti kuantitas atau durasi.
-        Reputasi dan kepercayaan
Model BRM harus berusaha untuk model dan mengukur reputasi dan kepercayaan . Setiap hubungan, dan setiap interaksi di dalamnya, memberikan kontribusi untuk reputasi. Reputasi meringankan risiko dan mengurangi gesekan dalam proses bisnis.
-        Governance
Model BRM perlu memperhitungkan dan menyelaraskan dengan model tata kelola perusahaan , termasuk etika bisnis , kendala hukum, dan norma-norma sosial yang berlaku untuk hubungan bisnis.
-        Batas
Model BRM harus menentukan batas-batas hubungan bisnis dalam kontinum yang lebih besar dari hubungan interpersonal. Selain isu-isu pemerintahan, model harus memeriksa jika ada tingkat optimal dari hubungan pribadi, dan apakah mereka berbeda berdasarkan jenis, peran, atau atribut lainnya.
-        Pertukaran dan timbal balik
Model BRM pertukaran dan timbal balik harus memperluas dimensi tradisional untuk akun untuk tidak hanya pertukaran keuangan, tetapi juga pertukaran waktu, uang, pengetahuan, dan reputasi. Ini adalah fitur kunci dari hubungan bisnis.
4.       PERAN
Sebagai peran organisasi, BRM peran organisasi adalah hubungan antara penyedia layanan dan bisnis. Peran bertindak sebagai penghubung, orkestra, dan navigator antara penyedia layanan dan satu atau unit bisnis yang lebih.
5.       Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya


Terbaru tempat bimbingan survei kepuasan pelanggan dan manajemen pengaduan dalam Bisnis Relationship Management. Akibatnya, proses yang sesuai telah dipindahkan dari terus menerus Peningkatan Pelayanan untuk Bisnis Relationship Management.











Manajemen Keuangan Untuk Layanan TI
1.     Ruang Lingkup
Ruang lingkup Keuangan Untuk Layanan TI sesungguhnya hanya mencakup tiga hal utama yaitu tentang keputusan keuangan, keputusan investasi dan kebijakan deviden.
o   Keputusan Keuangan dilakukan untuk mencari dana. Keputusan itu tercermin pada sisi yang mengungkapkan seberapa besar proporsi utang dan ekuitas suatu perusahaan.
Contohnya : Keputusan Keuangan adalah menentukan berapa banyak obligasi (utang jangka panjang) yang harus ditambah dan berpapa banyak saham biasa yang perlu diterbitkan.
o   Keputusan Investasi, Segala keputusan manajerial yang dilakukan untuk menghasilkan dana berbagai macam aktiva.
o   Kebijakan devide, Yaitu seluruh kebijakan yang dilakukan untuk menetapkan seberapa besar laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham dan berapa besar laba bersih yang tetap ditahan untuk cadangan investasi tahunan, kebijakan itu akan tercermin dari besarnya perbandingan laba bersih.
2.    Maksud dan Tujuan :
Tujuan dari Manajemen Keuangan Jasa IT (ITFM) adalah untuk mengoptimalkan biaya IT Services saat mengambil menjadi kualitas akun dan faktor risiko.
Layanan Teknologi Informasi Manajemen Kontinuitas
1.     Ruang Lingkup
situsnya bertujuan untuk memberikan pengenalan untuk membangun proses Business Continuity Management dalam sebuah organisasi dalam rangka untuk mengurangi teknologi dan kontinuitas informasi risiko yang teridentifikasi sebagai bagian dari Manajemen Risiko.
2.    Maksud & Tujuan
Layanan Continuity Management (ITSCM) IT bertujuan untuk mengelola risiko yang serius dapat mempengaruhi layanan TI. ITSCM memastikan bahwa penyedia layanan TI selalu dapat memberikan minimum setuju Layanan Levels, dengan mengurangi resiko dari kejadian bencana untuk tingkat yang dapat diterima dan perencanaan untuk pemulihan layanan TI.
Manajemen keamanan Informasi dan Manajemen Akses
1.     Kebijakan Keamanan Informasi (Information Security Policy)
Tujuan kebijakan keamanan informasi adalah untuk memberikan arahan dan dukungan manajemen keamanan informasi.
Kebijakan Keamanan Informasi meliputi :
-      Dokumen Kebijakan Keamanan Informasi (Information security policy document) Kontrol yang seharusnya dipenuhi adalah dokumen kebijakan keamanan informasi harus disetujui oleh manajemen, dipublikasikan dan disosialisasikan dengan baik kepada seluruh pegawai.
-      Definisi keamanan informasi, sasaran umum dan cakuoan, serta pentingnya keamanan sebagai mekanisme untuk berbagi informasi, Pernyataan komitmen manajemen, dukungan terhadap tujuan, dan prinsip, persyaratan standard an kesesuaian sebagai bagian penting untuk organisasi.
2.  Sistem manajemen Keamanan Informasi
ISMS (information security management system) atau sistem manajemen keamanan informasi adalah istilah yang muncul terutama dari ISO/IEC 27002 yang merujuk pada suatu sistem manajemen yang berhubungan dengan keamanan informasi. Konsep utama ISMS untuk suatu organisasi adalah untuk merancang, menerapkan, dan memelihara suatu rangkaian terpadu proses dan sistem untuk secara efektif mengelola keamanan informasi dan menjamin kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan aset-aset informasi serta meminimalkan risiko keamanan informasi.
3.  Fasilitas Manajemen - Kontrol Akses Fisik
Fasilitas Manajemen keamanan informasi adalah Aktivitas untuk menjaga agar sumberdaya informasi tetap aman . Manajemen keamanan informasi terdiri atas empat tahap, yaitu:
·         Mengidentifikasi ancaman yang dapat menyerang sumber informasi perusahaan.
·         Mendefinisikan resiko yang disebabkan oleh ancaman.
·         Menentukan kebijakan keamanan informasi.
·         Mengimplementasikan pengendalian untuk mengatasi resiko resiko tersebu
Sumber: